CHAPTER
2 : YANG POPULER DAN PENYENDIRI DI SMA PART 2
Untuk Aran,
untuk Edogawa ran, itu sudah 3 tahun sejak dia dating ke dunia Dragon’s Krone.
Normal nya, Ran adalah orang yang lebih suka melakukan ini sendirian. Sejak dia
punya sedikit teman, ketika Ran mendengar tentang pembukaan dari konsol VR
[UnChain] dia langsung ketagihan.
Sebuah perangkat
baru yang bisa membuat dunia virtual langsung di otakmu, [UnChain]. Dengan
memberi stimulasi kusus untuk ke 5 indra, itu bisa membuat sebuah visual
menggunakan organ indra mu dan memproyeksikan gambaran nya ke pikiran mu; sebuah
jenis baru dari [Brain Machine-Interface].
terletak pada kursi malas itu adalah konsol VR yang relative kecil, UnChain. Duduk di kursi, jika kamu menyalakan perangkat utama maka kamu akan segera masuk ke dunia virtual.
menjadi perangkat yang menentang pemahaman di masa depan, media masa sangat mempermasalah kan nya. Sampai sekarang percobaan percobaan dengan teknologi yang menyangkut pencitraan mata telanjang 3D dan AR (Augmented Reality) telah mengalami banyak kegagalan. Banyak yang berpikir UnChain akan berakhir sama dan sebagian besar acuh tak acuh dengan itu.
bagaimana pun. Pengenalan khusus “application” membuat semua penentang melakukan hal yang sama.
aplikasi itu di kembangkan bersama dengan project UnChain, itu adalah aplikasi game [Dragon’s Krone].
di game nya kamu menjadi sebuah avatar, itu dunia fantasi firtual dengan pedang dan sihir. Itu menarik bagi pemain kasuual dan hardcore, semua penggemar game terpikat oleh nya. Dragon’s Krone menyebabkan UnChain menjadi popular, dan ini memuncul kan kegemparan yang di kenal dengan ledakan VR.
[haaaaa……]
Di sebuah prefecture terpencil ada sebuah
SMA Kasumigaoka. Selama istirahat makan siang, di sebuah ruangan kelas yang di
penuhi tawa riang, sendirian di pinggiran dia adalah pria muda yang menghela
napas berat.
ini adalah pemandangan yang tidak akan kamu lihat jika kamu dating dari dunia game; pemandangan [penyendiri] Edogawa Ran.
ini adalah pemandangan yang tidak akan kamu lihat jika kamu dating dari dunia game; pemandangan [penyendiri] Edogawa Ran.
di dunia Dragon’s Krane, sosok tinggi dengan rambut perak, dan dengan fitur wajah tanpa gender, dia memiliki bentuk indah seperti lukisan. Tapi untuk Ran di dunia nyata itu tidak berlaku. Penampilan nya tidak istimewah, hanya seorang anak dengan kacamata hitam.
Selama tahun ke 2, para murid di pindahkan
ke kelas baru dan setengah tahun berlalu.
orang-orang di sekitar nya sudah membentuuk kelompok, tapi untuk Ran orang yang berkumpul di sekitar nya adalah-KOSONG.
orang-orang di sekitar nya sudah membentuuk kelompok, tapi untuk Ran orang yang berkumpul di sekitar nya adalah-KOSONG.
untuk Ran yang hanya merasakan kepahitan selama istirahat makan siang, berada di sini membuat nya merasa seperti siput kecil yang mencoba memanjat di atas permukaan batu. Inilah keseharian nya, dengan sabar bertahan diam tak bergerak.
[2 periode lagi…..hanya 2 periode lagi dan
ini akan berakhir]
Tanpa sadar Ran memandang kea rah jendela. Seolah
mempersembahkan dirinya, dia membisikan kata-kata itu padadirinya sendiri.
ketika aku sampai di rumah aku mengecek perlengkapan ku yang di buat dari bahan mentah Drake’s.jika itu sesuatu yang layak ayo segera mengurung diri di dalam ruang kerajinan.
ohh ya, itu benar, sebelum aku melakukan itu aku harus menghubungi DICE dan membuat permintaan untuk mendapat lebih banyak set Blizzaria.
berdasarkan percakapan ku dengan Sonya sepertinya terjadi peningkatan penjualan, jadi lebih baik jika aku mengirim pesan ke orang-orang yang bertanggung jawab di DICE untuk member tahu mereka sebelum nya.
berpikir tentang beberapa hal, Ran diam-diam menyimpan smartphone nya. Untuk menghubungi DICE dia membuka “My Page” Dragon’s Krone yang sudah dia tandai.
[hey, apakah kamu melihat siaran kemarin?]
Saat itu jugga, sesuatu mencapai telinga
Ran, itu adalah percakapan salah satu teman kelas nya.
[siaran…..maksudmu siaran nya Aran? Tentu
saja lah. Itu sangat keren]
[benar. Kamu tahu, aku hampir saja menjerit]
[benar. Kamu tahu, aku hampir saja menjerit]
Topic percakapan teman sekelas nya, adalah
dragon’s Krane…..dan bagaimana pun itu adalah percakapan tentang Ran yang lain,
Aran. Karena Dragon’s Krane tidak memiliki batasan umur, banyak dari mereka
player di SMA. Fakta nya ada player di antara mereka adalah teman sekelas nya.
Itu yang di tahu Ran.
[apakah kamu dengar? Menurut rumor, Aran
itu siswa SMA seperti kita, kamu tahu itu?]
[ehh, serius? Dia pasti mendapat bnyak uang dari DICE]
[bisa mendapatkan uang dari game…….itu membuattku iri]
[ehh, serius? Dia pasti mendapat bnyak uang dari DICE]
[bisa mendapatkan uang dari game…….itu membuattku iri]
Kedua nya melakukan percakapan yang menarik
tapi bagi ran yang tidak memiliki keberanian untuk bergabung ke dalam
percakapan mereka, dia lanjut duduk diam seperti biasa. Hanya mendengarkan
dengan telinga.
[tapi kamu tahu, dengan keterampilan dan
teknik luar biasa seperti itu, dia pasti pecandu game ya]
[bisa jadi. Bahkan jika kamu mendapat uang, untuk mengorban kan kehidupan pribadi mu seperti itu…..itu membuat nya menyedih kan huh]
[bisa jadi. Bahkan jika kamu mendapat uang, untuk mengorban kan kehidupan pribadi mu seperti itu…..itu membuat nya menyedih kan huh]
[…………..ッ!]
(tlnote : “ッ! ” ini adalah tanda ketika suatu character dalam manga yang terkejut terus di kepala nya muncul tanda “!”(tanda seru))
(tlnote : “ッ! ” ini adalah tanda ketika suatu character dalam manga yang terkejut terus di kepala nya muncul tanda “!”(tanda seru))
Karenna percakapan kedua menjadi tak
terduuga, Ran secara tak terduga menunjukan kerutan di wajah nya.hmmmph, jika
kamu bicara buruk tentang ku maka bicaralah sepuas mu, kamu dan aku berada di
dunia yang berbeda.apa yang di katakan nya benar, di dunia nyata aku di tantang
secara social dan hanya bisa melakukan sesuatu seperti menguping pembicaraan
teman sekelas ku. Tapi, di dunia lain, aku punya banyak hal yang tidak bisa di
beli dengan uang.
Dan juga, satu hal yang tidak akan ku
lakukan adalah berbicara padamu tentang dragon’s Krone.
aku, aku bermain Dragon’s Krone juga.”ohh, apa nama karakter mu?” ohhh, nama karakter ku Arran tapi---
itu benar jika kamu tahu aku jika kau melakukan sesuatu seperti itu mungkin aku mendapatkan seseorang yang tampak seperti teman.tapi jika kamu tahu bahwa aku adalah Aran kemudian apa yang akan kamu minta dariku?
dengan menjadi teman Aran kamu mungkin hanya ingin merasa lebih unggul kepada yang lain, atau mungkin kamu ingin pengetahuan ku, atau mungkin---mereka ingin uang.
sungguh, itu semakin tidak jelas.
itulah mengapa aku tidak butuh teman di dunia nyata. Teman itu tidak di butuhkan.
aku, aku bermain Dragon’s Krone juga.”ohh, apa nama karakter mu?” ohhh, nama karakter ku Arran tapi---
itu benar jika kamu tahu aku jika kau melakukan sesuatu seperti itu mungkin aku mendapatkan seseorang yang tampak seperti teman.tapi jika kamu tahu bahwa aku adalah Aran kemudian apa yang akan kamu minta dariku?
dengan menjadi teman Aran kamu mungkin hanya ingin merasa lebih unggul kepada yang lain, atau mungkin kamu ingin pengetahuan ku, atau mungkin---mereka ingin uang.
sungguh, itu semakin tidak jelas.
itulah mengapa aku tidak butuh teman di dunia nyata. Teman itu tidak di butuhkan.
[Andou-kun, Yamabuki-kun]
Ketika Ran berbicara kepada dirinya sendiri
di dalam hatinya, saat itu juga, aura yang berat dan suram di ruangan itu berubah.
suasana nya sangat berbeda yang membuat mu berpikir angin musim semi bertiup di dalam kelas. Suara gadis muda menyentuh telinga Ran.
suasana nya sangat berbeda yang membuat mu berpikir angin musim semi bertiup di dalam kelas. Suara gadis muda menyentuh telinga Ran.
ran tanpa sadar mengalihkan pandangan nya ke sumber suara itu dan yang dia lihat di mata nya adalah, di sinari oleh cahaya matahari yang bersinar melalui jendela, seorang murid perempuan dengan rambut panjang kastanye dan mata bulat yang besar----
menggunakan blazer, orang bisa mengatakan itu adalah gambaran yang cocok untuk seorang murid perempuan. Dia adalah [Ninomiya Suzu].
[ohh, ninomiya-san]
[umm…..mengenai hal yang tadi, sudah selesai melihat?]
Dengan sedikit condong, dia memanggil kedua
murid yang sedang mengobrol tentang Aran.
dengan lembut dia menyisir rambut nya yang berantakan menggunakan jari kelingking nya, gerakan itu sangat sensual sehingga kamu tidak akan mengira dia seumuran dengan mereka.
dengan lembut dia menyisir rambut nya yang berantakan menggunakan jari kelingking nya, gerakan itu sangat sensual sehingga kamu tidak akan mengira dia seumuran dengan mereka.
Seketika dia mengalihkan pandangan terhadap
nya, denyut nadi Ran meningkat dengan cepat.
karena dua tahun periode kelas di acak, Ran dan Suzu sekarang berada di kelas yang sama.
Suzu, meskipun pendiam dan agak lambat, dia adalah gasis yang bersungguh-sungguh mencoba yang terbaik apapun yang dia lakukan . meskipun itu bukan sesuatu yang luar biasa, penampilan nya menyegarkan dan menawan. Dengan suasana sopan dan menenangkan nya, dia adalah murid yang menyimbolkan kata-kata [Fair Beauty]. Banyak murid laki-laki dan perempuan yang terpikat oleh nya.
karena dua tahun periode kelas di acak, Ran dan Suzu sekarang berada di kelas yang sama.
Suzu, meskipun pendiam dan agak lambat, dia adalah gasis yang bersungguh-sungguh mencoba yang terbaik apapun yang dia lakukan . meskipun itu bukan sesuatu yang luar biasa, penampilan nya menyegarkan dan menawan. Dengan suasana sopan dan menenangkan nya, dia adalah murid yang menyimbolkan kata-kata [Fair Beauty]. Banyak murid laki-laki dan perempuan yang terpikat oleh nya.
Ran, teman kelas penyendiri yang selalu ada di belakang, adalah salah satunya.
[ohh, itu benar. Maaf]
[itu tidak masalah untuk ku, tapi megi terus mengatakan bahwa kita harus melakukan nya hari ini. Para anggota, apa kamu pikir bisa menemukan nya?]
[eh, sekarang? Untuk Grand Mission]
Murid laki-laki yang di kenal sebagai Andou
dengan mudah nya membuang terminology, mendengar itu Ran terkaget.
……tunggu dulu, dia berkata [Grand Mission] ?
Grand Mission…apakah dia membicarakan tentang Grand Mission yang ada di Dragon’s Krone kan?
mengumpulkan banyak player sekaligus, mereka semua mencoba menyelesaikan Quest yang sama, itu adalah [Grand Mission]. Seharus nya ada pemberitahuan sebelum itu di mulai tapi……..
[apakah ada orang lain dari kelas lain yang
memainkan Dragon’s Krone?]
[yahhh ada beberapa dari mereka, tapi mungkin mereka sudah bergabung dengan party lain kan?]
[seseorang yang belum pergi…….aku yakin pasti masih ada setidak nya satu orang]
Mengatakan “ayo kita cari satu per satu”,
Andou dan Yamabuki mulai memanggil murid sesuai urutan abjad.
Egashira, Igarasi, Inoue, uchida, Katou--
bagaimana pun, nama “Ran” tidak di sebutkan oleh mereka, dan mereka melanjutkan sampai nama terakhir mencapai [Watanabe].
Egashira, Igarasi, Inoue, uchida, Katou--
bagaimana pun, nama “Ran” tidak di sebutkan oleh mereka, dan mereka melanjutkan sampai nama terakhir mencapai [Watanabe].
[….aku tidak bisa memikirkan sesuatu]
[apa yang harus kita lakukan]
Sedikit demi sedikit suasana dari mereka
seperti mulai menyerah. Ran mati-matian berusaha menahan detak jantung nya yang
seperti akan meledak.
dari pembicaraan mereka, Ninomiya-san memain kan Dragon’s Krone. Jika demikian, dua teman kelas lain nya juga memainkan nya------
[Ninomiya-san, apakah tidak ada cara lain
selain mencari ke kelas lain?]
……yah, ini mungkin sulit. Megu tetap bersikeras tidak mau melakukan nya kecuali dengan orang yang kita kenal]
[aku tahu itu. Aku penasaran apakah memang tidak ada orang yang memainkan nya juga]
……yah, ini mungkin sulit. Megu tetap bersikeras tidak mau melakukan nya kecuali dengan orang yang kita kenal]
[aku tahu itu. Aku penasaran apakah memang tidak ada orang yang memainkan nya juga]
Di sini.
teman sekelas yang memainkan Dragon’s Krone duduk sini.
dia benar-benar lupa dia baru saja menyatakan dalam hati nya bahwa [teman itu tidak di butuhkan], Ran dengan gugup berharap mereka mengundang nya.
tapi, segalanya bisa tercapai hanya dengan mengangkat tagan saat ini, tapi Ran sejak lahir adalah penyendiri sejati dengan masalah komunikasi.
teman sekelas yang memainkan Dragon’s Krone duduk sini.
dia benar-benar lupa dia baru saja menyatakan dalam hati nya bahwa [teman itu tidak di butuhkan], Ran dengan gugup berharap mereka mengundang nya.
tapi, segalanya bisa tercapai hanya dengan mengangkat tagan saat ini, tapi Ran sejak lahir adalah penyendiri sejati dengan masalah komunikasi.
di pikir nya jika dia mengangkat tangan, suara nya pasti tidak akan mencapai mereka berduua.
akan selalu ada jarak antara dia dengan kelompok Suzu.
seolah-olah mengejek Ran, suara murid yang bersenag-senang dan tertawa datang dari jendela.
waktu sitirahat makan siang akan berakhir.
waktu istirahat yang tidak di inginkan Ran akan segera berakhir---
bagaimana pun, istirahat makan siang hari ini berbeda dari yang lain.
[ummmm….kamu Edogawa-kun….kan?]
Dengan lembut, kata itu keluar dari Suzu.
dan, dating dari mulut nya, seolah-olah menjawab doa terkutuk nya [undang aku], dia memanggil nama Ran---
dan, dating dari mulut nya, seolah-olah menjawab doa terkutuk nya [undang aku], dia memanggil nama Ran---
[fuee!?]
Tidak percaya nama nya di panggil,
mengeluarkan suara kaget, Ran memutar leher nya dengan keras seperti hamper
putus.
mungkin dia salah dengar, untuk sesaat.
bagaimana pun, karena tatapan Suzu, memberi tahu bahwa itu tidak salah.
mungkin dia salah dengar, untuk sesaat.
bagaimana pun, karena tatapan Suzu, memberi tahu bahwa itu tidak salah.
[Edogawa-kun, apa kamu memainkan Dragon’s
krone?]
[……….eh?]
[……….eh?]
Suara yang tak enak di pandang berasal dari
Ran.
karena mereka tidak pernah bicara satu sama lain, Ran Ran tidak bisa menyembunyikan keterkejutan nya karna Suzu menegetahui nama nya. Tapi, pertanyaan yang menhantam Ran keluar.
karena mereka tidak pernah bicara satu sama lain, Ran Ran tidak bisa menyembunyikan keterkejutan nya karna Suzu menegetahui nama nya. Tapi, pertanyaan yang menhantam Ran keluar.
[kamu serius?]
Ketika Ran dan ninomiya Suzu saling
berhadapan, Andou berteriak sambil merasa ragu.
[Edogawa….kamu memainkan nya? Tunggu,
bagaimana Ninomiya-san bisa tahu?]
[yahhh, liat smartphone nya]
[smarthphone? Oh, aku lihat……]
[yahhh, liat smartphone nya]
[smarthphone? Oh, aku lihat……]
Suzu menunjuk jari nya ke layar Smartphone
yang di pegang Ran.
terlihat di layar, adalah “My Page” dari situs dragon’s Krane.
ketiga nya lalu melihat kea rah smartphone nya, Ran dengan buru-buru mencoba menghilangkan gambar dari layar nya….tapi dia terlambat.
terlihat di layar, adalah “My Page” dari situs dragon’s Krane.
ketiga nya lalu melihat kea rah smartphone nya, Ran dengan buru-buru mencoba menghilangkan gambar dari layar nya….tapi dia terlambat.
[kamu serius memainkan Dragon’s Kone!? Itu
tidak mungkin aku kira]
[dengan melihat situs itu, Edogawa-kun, dia pasti punya akun Dragon’s Krone kan?]
[…..uuu]
Seolah-olah dia adalah tikus tanah, Ran,
yang menjadi pusat perhatian, dengan panic melihat sekeliling nya.bagaimana
pun, bukankah aku mendapat banyak masalah sekarang?]
dengan menunjukan halaman MyPage seperti itu, itu terlihat seperti aku mengiinginkan mereka mengundang ku.
dengan menunjukan halaman MyPage seperti itu, itu terlihat seperti aku mengiinginkan mereka mengundang ku.
[tapu kamu tahu……jika kamu benar-bernar
memainkan nya aku pikir kamu tidak cukup baik]
[yeah. Tapi kamu benar, kami tidak bisa pergi tanpa membuat pengorbanan]
[……ッ!]
orang itu….mereka terus berkata [tapi],
sialan dengan [tapi] itu.
aku datang bukan untuk di remehkan kamu tahu.
sampai sekarang aku ragu akan menolak atau tidak, tapi aku akan menolak nya.
aku datang bukan untuk di remehkan kamu tahu.
sampai sekarang aku ragu akan menolak atau tidak, tapi aku akan menolak nya.
[hey, Edogawa-kun]
[y-ya]
[y-ya]
Tapi, sekali lagi suara yang menenangkan
yang berasal dari Suzu yang menyikat telinga nya.
seperti yang di lakukan sebelum nya ketika memanggil Andou dan Yamambuki, Suzu mecondongkan tubuh nya dengan memiring kan kepalanya.
seperti yang di lakukan sebelum nya ketika memanggil Andou dan Yamambuki, Suzu mecondongkan tubuh nya dengan memiring kan kepalanya.
bukan untuk orang lain, gerakan itu di lakukan untuk nya. Amarah gelap yang berputar-putar di benak Ran, seperti kabut bening yang turun di permukaan air, amarah gelap itu tertiup angin dan semua nya menjadi putih bersih.
[jika kamu suka, itu, jika kamu tidak
keberatan]
Tiba-tiba Suzu ada di depan nya, denyut
nadi Ran berdenyut kencang,
tenggorokan nya menjadi kering
dan, tanpa menyadari kondisi panik Ran, Suzu melanjutkan.
tenggorokan nya menjadi kering
dan, tanpa menyadari kondisi panik Ran, Suzu melanjutkan.
[maukah kamu memainkan Dragon’s Krone
bersama kami?]
menandakan makan siang berakhir, bel berbunyi nyaring.
lonceng itu, itu menjengkelkan, solah mendesak nya maju, itu bergema di seluruh ruangan kelas.
[dengan senang hati]
Terdiam di tempat, Ran mengangguk.
istirahat makan siang yang dia tidak suka, istirahat makan siang menurut nya hanya memberikan rasa sakit kepada nya, dia mengalami awal kehidupan sekolah nya. Dan ini hanyalah awal.
istirahat makan siang yang dia tidak suka, istirahat makan siang menurut nya hanya memberikan rasa sakit kepada nya, dia mengalami awal kehidupan sekolah nya. Dan ini hanyalah awal.
Maaf update nya lama karna keasikan TL
Zashiki Warashi jadi lupa kalo ternyata aku pegang project ini :v
jika ada sesuatu yang tidak pas atau lain nya mohon tulis di kolom komentar
TERIMA KASIH
jika ada sesuatu yang tidak pas atau lain nya mohon tulis di kolom komentar
TERIMA KASIH
0 Comments