Chapter 1
Kalau bukan karena kepribadiannya, itu akan sangat menyenangkan
Penerjemah : Lauraldy
Ketika aku mendengar suara Aria, ternyata itu suara di dalam pikiran.
Dengan buru-buru, aku segera menjawab.
「Y-Ya. Aku akan bangun」
「Aku tidak ingat apa yang terjadi kemarin ... .. kamu yang membawaku ke penginapanku, kan?」
「…..Yahh itu benar」
「Terima kasih」
「Y-Yang paling penting, apakah kamu baik-baik saja setelah tadi malam?」
「Ya. Aku merasa lebih santai. Hei, apakah ada yang salah? Maaf kau terburu-buru」
「Itu hanya imajinasimu」
「Aku mengerti ... ..Ah, aku akan segera ke situ」
「Ehhh?」
Setelah itu, tiba-tiba beberapa suara ketukan terdengar.
Itu dari pintu kamarku.
「Jangan-jangan kau... ..」
「Ya. Sekarang aku sudah berada di depan kamarmu」
Ini buruk.
Bahkan lebih buruk.
Jika kamu melihat kebenaran kalau aku tidur dengan seorang gadis ...
Tidak, aku tidak melakukan apa-apa.
Serius deh, siapa sih dia?
「Ah, ini tidak dikunci. Jadi aku akan masuk 」
Hei, siapa itu yang lupa mengunci pintu !?
Tunggu, satu-satunya yang berada disini hanya aku seorang!
Idiotnya aku!
[Selamat Pagi, Lu ... ..]
Aria, ketika memasuki ruangan, pertama tersenyum lembut padaku yang sedang kaku sambil berkeringat di tempat tidur ... ..
[.......cas]
Saat dia melihat gadis telanjang itu, ekspresinya yang mudah tadi menghilang.
[Ka-kau salah. Ini bukan seperti yang terlihat. Pertama-tama cobalah untuk tenang, Aria]
[Aku baik-baik saja. Aku tidak marah. Jadi mari kita dengarkan perkataan pembelaan dirimu]
[Dan kenapa kamu memegang (pedang)putri crimson di tanganmu saat kamu mengatakan itu?]
Selain wajahnya yang tanpa ekspresi, cara berbicaranya, juga sangat menakutkan.
[Aku tidak mengerti apa yang kamu katakan. Pedang ini untuk menghukum penjahat, aku tidak punya niat sedikit pun untuk memotongmu]
[Menurutku itu malah sebaliknya!]
Dan pada saat itu, sepertinya gadis itu terbangun karena teriakanku, dia bangun dengan membuat suara kecil yang mengatakan "Hm ...".
Sejenak, aku terpana.
Diterangi oleh matahari pagi yang terhubung melalui tirai, dia memiliki rambut perak berkilau dan kulit putih.
Itu sangat indah sehingga tampak terlihat seperti bukan seorang gadis.
Meskipun sambil telanjang, kata "malaikat" muncul di benak pikiranku.
Bahkan Aria yang berdiri di tempatnya berada seolah-olah dia sudah melupakan amarahnya.
Dan kebalikan dari kami, gadis itu membuat senyuman malaikat dan kemudian berbicara.
[Selamat pagi untuk kalian berdua!]
Suara itu terdengar tidak asing bagiku ... tunggu, jangan-jangan--
[--Venus !? Kau Venus,kan!?]
[Woiyadong. Tentu saja, aku Venus]
[Kenapa kamu terlihat seperti ini ...?]
[Hmm? Ohhh!?]
Akhirnya, dia tampaknya menyadari bahwa dia memiliki bentuk dari seorang gadis.
[Akhirnya aku bisa berubah ke wujud manusia! Sekarang aku bisa makan makanan lezat juga!]
Venus melompat dengan riang di tempat tidur.
Sambil telanjang.
[Hei, pertama pakailah sesuatu!]
[Hm? Oh, kau benar]
Tepat ketika cahaya yang keluar dari suatu tempat dan menyelimuti tubuhnya, dia sudah mengenakan gaun yang bagus.
[Wujud manusia .....? Apakah kamu bisa melakukan itu? ... itu luar biasa. Tapi tunggu, mengapa malah berbentuk seperti seorang gadis? Aku selalu berpikir kamu mungkin seorang lelaki tua atau semacamnya ...]
[Aku dibuat mirip seperti wanita Dewi Vigne! Sebenarnya, aku harus menjadi orang dewasa yang lebih mencolok dan cantik, tapi aku masih belum memiliki kekuatan yang cukup, jadi sekarang aku dalam bentuk loli]
Meskipun begitu, aku terkejut karena itu tiba-tiba.
Aku tidak akan berubah menjadi penculik, dan yang lebih penting aku tidak terbunuh oleh Aria.
[U-untuk berpikir ini sudah selesai, aku masih berpakaian ... ... karena itu pakaian yang sama tadi malam, aku kembali dan tidur di tempat tidur seperti ... ... Aria?]
Aku merasa lega bahwa kesalahpahamanku telah terselesaikan, tapi aku menyadari bahwa sikap Aria sedikit agak aneh.
Bibirnya bergetar ...
[Apa….]
[Apa?]
[Betapa lucunya…..!]
Matanya bersinar dan kemudian dia memeluk Venus dalam bentuk lolinya.

[Ohh? Ada apa?]
[Apakah kamu benar-benar Venus? Kamu memiliki rambut yang sangat indah ...! Uwaa, sangat halus! Dan pipimu sangat lembut!]
Aria mulai menyentuh rambut dan pipi Venus.
Tampaknya dia suka memainkan Venus dalam bentuk lolinya.
Dia memang terlihat lucu, tapi ...
[Fufufu, seperti yang aku duga, payudara Aria adalah yang terbaik]
Di sisi lain, Venus menyentuh payudara Aria dengan senyum vulgar.
Itu terlihat seperti dia orang tua mesum setelah semua ......
***
[Hoo! Tusuk sate itu terlihat lezat! Lucas, belikan itu untukku!]
Kami membawa Venus dalam bentuk loli pergi berjalan-jalan ke pasar.
Ada area tempat makanan berdiri dari satu sisi ke sisi lainnya.
Bau harum memasuki lubang hidung.
Venus bersikeras seperti anak kecil karena sekarang dia bisa makan, dia ingin melakukan semaunya.
...... Meski dia terlihat sepertinya tidak perlu makan.
Aku tidak punya pilihan selain membelikannya tusuk sate, Venus menatapnya dengan gembira sementara mulut kecilnya mulai mengeluarkan iler. .
Dan saat memakannya ...
[Hmm, itu tidak sebanyak yang aku pikirkan]
[Hei dengar]
Sepertinya bahasanya tidak disesuaikan dan terlihat tidak sopan.
Namun, dia dengan polos mulai mencari makan berikutnya.
Sementara Aria menatapnya sambil tersenyum sambil mengatakan.
[Fufu ~, kita terlihat seperti memiliki anak perempuan]
[... .. Kalau bukan karena kepribadiannya, itu akan sangat menyenangkan]
(Laura Note's : Akhirnya kembali dengan projek kesayangan hehe, sekarang udah diTL jadi +++ karena lihat hasil TL para suhu hehe. Dikomen dong biar ramai ini webnya, komen dan baca kan gak sesusah saya yang menerjemahkan :( jadi bantu lah para translator dengan memberikan komennya. )
7 Comments
Akhirnya di update thanks ya min
ReplyDeleteDi tungu untuk next chapter min
ReplyDeleteMakasih min
ReplyDeleteWoiyadong
ReplyDeleteom om lejen
ReplyDeletemantul
ReplyDeleteLanjut kan min
ReplyDelete